Cara Menjadi SPBU Pasti Pas
Cara Menjadi SPBU Pasti Pas
Apa sih keuntungan SPBU Pasti Pas ? Selain menjadi prioritas konsumen, keuntungan Spbu Pasti Pas adalah fee pembelian ketika amprah hingga fee buat rekan-rekan yang bertugas di Spbu.
Ada beberapa golongan tingkatan SPBU Pasti Pas, yaitu : Diamond,
Gold, Platinum dan seterusnya. tergantung bagaimana mempertahankan status ini.
Tapi banyak juga Spbu yang telah bersertifikat Pasti Pas yang Statusnya
diturunkan karena kurang memenuhi syarat ketika pengujian ulang
Jadi, bagi Spbu yang akan melangkah menuju Spbu Pasti Pas atau
Spbu yang ingin meraih kembali Status Pasti Pasnya, Sebaiknya persiapkan diri
sejak. Karena menyandang predikat Spbu Pasti Pas membutuhkan kerja keras dan
kekompakan, dan Perlu diingat, bahwa kedatangan Auditor tidak bisa
diprediksi.
Berikut ini langkah-langkah Auditor Spbu Pasti Pas menilai :
WC/Toilet
Auditor langsung ke titik ini, mencium aroma, memeriksa
kelengkapan seperti tempat sampah, sabun, cermin dan apakah di setiap ruang
memiliki keset.
Oil Catcher
Tidak ditemukannya kotoran di dalamnya. seperti sampah-sampah
plastik, dedaunan, puntung rokok dan tumpahan minyak
Area Tangki Pendam
Selang bongkar berada di tempat khusus, deepstik tidak dalam
keadaan cacat (bawahnya sudah tumpul), pasta air dan minyak serta dombak-dombak
ataupun bak-bak di tangki timbun dan bak bongkar jauh dari tumpahan minyak.
Pada titik ini, Auditor memeriksa ketinggian kadar air yang terkandung dalam
tangki pendam. Maksimal ketinggian air 5 cm dilihat dari pipa pengisapan dalam
tangki, tapi baiknya Anda hilangkan kadar airnya.
Untuk tutup tangki pendam, sesuaikan dengan
warna produk dan tidak dalam keadaan pudar, tambahkan pula kode angka pada
masing-masing penutup tangki pendam. Ingat untuk memastikan sumur pantau Anda
bebas dari rembesan minyak. Dan Area pembongkaran tertutup untuk umum
(dipagari). Dan yang terakhir Papan tata cara pembongkaran dalam keadaan baik
yakni jelas terbaca.
Genset/Generator
apakah bersih dan genset/generator dapat difungsikan. Kemudian
memeriksa label
APAR
apakah setiap bulannya diperiksa (label pemeriksaan diisi) dan
posisi APAR berada di dekat Dispenser pompa. sekaligus melihat tampilan
Dispenser Pompa
apakah semua nozzle dapat difungsikan dan warna gagang nozzle
sesuai produk yang dijual. Tidak hanya sampai di sini, si Auditor akan melihat
ke atas tulisan nama produk dan melihat kode warna produk serta kebersihan
knopy. Sekaligus memeriksa
Area Penjualan
apakah bebas dari tumpahan minyak, tersedia tong pasir, tempat
sampah serta kelengkapan kebersihan lainnya.
Sticker rambu-rambu peringatan seperti dilarang merokok,
memotret, matikan kendaraan Anda saat mengisi BBM, penggunaan Handphone, Form
keluhan pelanggan, Mesin Print out pembelian konsumen, warna produk pada Mesin
sesuai dengan produk yang dijual serta kode warna pada tulisan produk yang
berada di atas mesin pompa sesuai dengan produk.
Administrasi
Mula-Mula Auditor menanyakan Buku Catatan Persediaan BBM, Catatan
Kualitas BBM sesuai banyaknya Tangki pendam yang dimiliki SPBU, Buku Laporan Penjualan
Harian dan Bulanan/Totalisator, Buku Sumur Pantau, Catatan Kerusakan,
Ceklist-Ceklist Housekeeping/Kebersihan, Buku dan Form Keluhan Pelanggan dan
tak lupa siapkan pula Daftar Slip Gaji Karyawan, Buku Briefing Operator,
Catatan Kebakaran (semoga kita tak pernah menggunakan.AMIN) kesemuanya akan
didokumentasikan oleh Auditor (difoto).
Perbaharui selalu Buku Catatan Kualitas (satu buku untuk satu
tangki pendam), Buku catatan persediaan BBM (satu buku untuk satu tangki
pendam), Laporan harian/Bulanan (totalisator penjualan), tank ticket,
Checklist-Cheklist housekeeping yang ada. Jangan lupa untuk menyiapkan juga
Slip gaji karyawan. Karena kita tidak tahu kapan waktu berkunjung Auditor.
Disarankan agar menjalin hubungan ke sesama Spbu, agar informasi
kedatangan, posisi Auditor, nama Auditor yang akan mengaudit Spbu anda dapat
Anda ketahui.
Perhatikan juga :
Perlengkapan pengukuran kualitas dan kuantitas
BBM
Sebaiknya menggunakan alat yang memenuhi
standard Pertamina. Seperti Hydrometer untuk masing-masing produk, Gelas Ukur,
Thermometer, Kaleng Sample, satu set Bejana Ukur plus Waterpass, hinga takaran
di Mesin Pompa harus memenuhi persyaratan. Berada pada posisi 0.0000 ml per
sepuluh liter, jika menggunakan bejana ukur 10 liter dan masih ditoleransi
hingga batas -0,0020 ml. Dan -0,0020 ml per dua puluh liter, jika menggunakan
bejana 20 liter yang ditoleransi hingga -0,0050. Namun biasanya Auditor memakai
Bejana 20 liter. Jadi sebaiknya sebelum jadwal Auditor berkunjung ke Spbu Anda.
Terlebih dahulu pastikan bahwa takaran pada Mesin Pompa berada di Posisi
nol.
Keseragaman Pakaian dan Atribut
Penampilan Foreman, Cleaning servis, security
dan Operator. Untuk Operator, perhatikan apakah memakai topi, kantung uang,
Sepatu, Kaos Kaki, ID Card (papan nama operator), nomor Spbu yang terpasang di
seragam, pulpen hingga Potongan rambut serta kancing baju, akan diperhatikan
oleh Auditor.
3S Operator (prosedur pelayanan)
Upayakan untuk terus mengingatkan Operator
melalui briefing pada pergantian shift.
Demikian langkah-langkah menuju SPBU Pasti
Pas. Semoga bermanfaat.

No comments:
Post a Comment