Friday, October 16, 2015

Cara Menjadi SPBU Pasti Pas

Cara Menjadi SPBU Pasti Pas




Cara Menjadi SPBU Pasti Pas
Apa sih keuntungan SPBU Pasti Pas ? Selain menjadi prioritas konsumen, keuntungan Spbu Pasti Pas adalah fee pembelian ketika amprah hingga fee buat rekan-rekan yang bertugas di Spbu.
Ada beberapa golongan tingkatan SPBU Pasti Pas, yaitu : Diamond, Gold, Platinum dan seterusnya. tergantung bagaimana mempertahankan status ini. Tapi banyak juga Spbu yang telah bersertifikat Pasti Pas yang Statusnya diturunkan karena kurang memenuhi syarat ketika pengujian ulang
Jadi, bagi Spbu yang akan melangkah menuju Spbu Pasti Pas atau Spbu yang ingin meraih kembali Status Pasti Pasnya, Sebaiknya persiapkan diri sejak. Karena menyandang predikat Spbu Pasti Pas membutuhkan kerja keras dan kekompakan, dan Perlu diingat, bahwa kedatangan Auditor tidak bisa diprediksi. 

Berikut ini langkah-langkah Auditor Spbu Pasti Pas menilai :

WC/Toilet
Auditor langsung ke titik ini, mencium aroma, memeriksa kelengkapan seperti tempat sampah, sabun, cermin dan apakah di setiap ruang memiliki keset. 

Oil Catcher
Tidak ditemukannya kotoran di dalamnya. seperti sampah-sampah plastik, dedaunan, puntung rokok dan tumpahan minyak

Area Tangki Pendam
Selang bongkar berada di tempat khusus, deepstik tidak dalam keadaan cacat (bawahnya sudah tumpul), pasta air dan minyak serta dombak-dombak ataupun bak-bak di tangki timbun dan bak bongkar jauh dari tumpahan minyak. Pada titik ini, Auditor memeriksa ketinggian kadar air yang terkandung dalam tangki pendam. Maksimal ketinggian air 5 cm dilihat dari pipa pengisapan dalam tangki, tapi baiknya Anda hilangkan kadar airnya. 
Untuk tutup tangki pendam, sesuaikan dengan warna produk dan tidak dalam keadaan pudar, tambahkan pula kode angka pada masing-masing penutup tangki pendam. Ingat untuk memastikan sumur pantau Anda bebas dari rembesan minyak. Dan Area pembongkaran tertutup untuk umum (dipagari). Dan yang terakhir Papan tata cara pembongkaran dalam keadaan baik yakni jelas terbaca.

Genset/Generator
apakah bersih dan genset/generator dapat difungsikan. Kemudian memeriksa label

APAR
apakah setiap bulannya diperiksa (label pemeriksaan diisi) dan posisi APAR berada di dekat Dispenser pompa. sekaligus melihat tampilan

Dispenser Pompa
apakah semua nozzle dapat difungsikan dan warna gagang nozzle sesuai produk yang dijual. Tidak hanya sampai di sini, si Auditor akan melihat ke atas tulisan nama produk dan melihat kode warna produk serta kebersihan knopy. Sekaligus memeriksa

Area Penjualan
apakah bebas dari tumpahan minyak, tersedia tong pasir, tempat sampah serta kelengkapan kebersihan lainnya.
Sticker rambu-rambu peringatan seperti dilarang merokok, memotret, matikan kendaraan Anda saat mengisi BBM, penggunaan Handphone, Form keluhan pelanggan, Mesin Print out pembelian konsumen, warna produk pada Mesin sesuai dengan produk yang dijual serta kode warna pada tulisan produk yang berada di atas mesin pompa sesuai dengan produk.

Administrasi
Mula-Mula Auditor menanyakan Buku Catatan Persediaan BBM, Catatan Kualitas BBM sesuai banyaknya Tangki pendam yang dimiliki SPBU, Buku Laporan Penjualan Harian dan Bulanan/Totalisator, Buku Sumur Pantau, Catatan Kerusakan, Ceklist-Ceklist Housekeeping/Kebersihan, Buku dan Form Keluhan Pelanggan dan tak lupa siapkan pula Daftar Slip Gaji Karyawan, Buku Briefing Operator, Catatan Kebakaran (semoga kita tak pernah menggunakan.AMIN) kesemuanya akan didokumentasikan oleh Auditor (difoto).

Perbaharui selalu Buku Catatan Kualitas (satu buku untuk satu tangki pendam), Buku catatan persediaan BBM (satu buku untuk satu tangki pendam), Laporan harian/Bulanan (totalisator penjualan), tank ticket, Checklist-Cheklist housekeeping yang ada. Jangan lupa untuk menyiapkan juga Slip gaji karyawan. Karena kita tidak tahu kapan waktu berkunjung Auditor. Disarankan agar menjalin hubungan ke sesama Spbu, agar  informasi kedatangan, posisi Auditor, nama Auditor yang akan mengaudit Spbu anda dapat Anda ketahui.

Perhatikan juga :

Perlengkapan pengukuran kualitas dan kuantitas BBM
Sebaiknya menggunakan alat yang memenuhi standard Pertamina. Seperti Hydrometer untuk masing-masing produk, Gelas Ukur, Thermometer, Kaleng Sample, satu set Bejana Ukur plus Waterpass, hinga takaran di Mesin Pompa harus memenuhi persyaratan. Berada pada posisi 0.0000 ml per sepuluh liter, jika menggunakan bejana ukur 10 liter dan masih ditoleransi hingga batas -0,0020 ml. Dan -0,0020 ml per dua puluh liter, jika menggunakan bejana 20 liter yang ditoleransi hingga -0,0050. Namun biasanya Auditor memakai Bejana 20 liter. Jadi sebaiknya sebelum jadwal Auditor berkunjung ke Spbu Anda. Terlebih dahulu pastikan bahwa takaran pada Mesin Pompa berada di Posisi nol. 

Keseragaman Pakaian dan Atribut
Penampilan Foreman, Cleaning servis, security dan Operator. Untuk Operator, perhatikan apakah memakai topi, kantung uang, Sepatu, Kaos Kaki, ID Card (papan nama operator), nomor Spbu yang terpasang di seragam, pulpen hingga Potongan rambut serta kancing baju, akan diperhatikan oleh Auditor. 

3S Operator (prosedur pelayanan)
Upayakan untuk terus mengingatkan Operator melalui briefing pada pergantian shift. 

Demikian langkah-langkah menuju SPBU Pasti Pas. Semoga bermanfaat.